I Putu Agus Putra Sumardana, SH |   Phone : (+62) 82138735399
Nama Pengacara / Firma Hukum
  • Beranda
  • Profile
  • Layanan
  • Artikel
  • Gallery
  • Video
  • Kontak
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN


Dipublikasi Oleh : Admin Kategori : Sosial Dipublikasi pada : 08 Nov, 2021

SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN

Umat Hindu Bali di tengah masa pandemi covid-19, tidak menghalangi diri untuk merayakan hari raya Galungan dan Kuningan.

Hari raya Galungan mengandung makna sebagai kemenangan Dharma (Kebajikan) melawan Adharma (Kejahatan).

Bila dikaji dari Mitologi Hindu Bali yakni bermula dari Kemenangan Bethara Indra dalam mengalahkan kejahatan Raksasa Mayadenawa.

Makna Galungan tertuang dalam lontar Sundarigama yang berbunyi “Buda Kliwon Dungulan Ngaran Galungan patitis ikang janyana samadhi, galang apadang maryakena sarwa byapaning idep (Rabu Kliwon Dungulan namanya Galungan. Arahkan untuk bersatunya rohani supaya mendapatkan pandangan yang terang untuk melenyapkan segala kekacauan pikiran.)”

Pengacara muda Bali, I Putu Agus Putra Sumardana, yang kini telah ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bali Partai Rakyat Adil Makmur (Partai PRIMA), berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Adil Makmur dengan Nomor: SK-19.18/DPP-PRIMA/X/Tahun 2021 tertanggal 19 Oktober 2021, memaknai Galungan bukan hanya kemenangan peperangan secara fisik namun kemenangan melawan keegoisan, hawa nafsu dan sifat-sifat buruk dalam diri sendiri.

“Bagaimana kita sebagai umat Hindu Bali mengedepankan mulat sarira (introspeksi diri) sehingga dapat mengalahkan nafsu dalam diri yang terdiri dari 3 (tiga) kala yaitu:

  1. Kala Amangkurat (nafsu ingin selalu berkuasa)
  2. Kala Dungulan (nafsu untuk mengalahkan semua yang dimiliki oleh teman)
  3. Kala Galungan (nafsu untuk menang dengan menghalalkan segala cara)

Hari raya Galungan juga disebut sebagai hari pawedalan jagat/hari ulang tahunnya jagat raya, sehingga umat Hindu Bali pada hari raya Galungan menghaturkan sesajen sebagai wujud rasa syukur, bakti, kagum terhadap isi jagatraya ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hari raya Galungan memiliki makna yang tinggi sehingga rangkaian hari raya Galungan pun memiliki sarat makna, diantaranya:

  1. Tumpek wariga (upacara untuk memuliakan tumbuhan/pohon yang memiliki peran besar dalam kehidupan manusia dan jagat raya)
  2. Sugihan Jawa (upacara menyucikan segala sesuatu yang negatif yang berasal dari luar diri/Bhuana Agung)
  3. Sugihan Bali (upacara menyucikan segala sesuatu yang negatif yang berasal dari dalam diri/Bhuana Alit
  4. Penyekeban (menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh Agama)
  5. Penyajan (memantapkan diri untuk merayakan hari raya Galungan)
  6. Penampahan Pembuatan penjor sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penyembelihan babi sebagai simbol untuk membunuh semua nafsu kebinatangan yang ada dalam diri.
  7. Galungan dimulai dari persembahyangan di rumah masing-masing lalu menuju Pura.
  8. Umanis Galungan, awal kehidupan baru, umat hindu Bali saling mengunjungi sanak saudara untuk saling maaf memaafkan atau berlibur ke tempat rekreasi.


Share :


Artikel Terkait

  • Agus Putra Pengacara Muda Bali lestarikan Pantun tradisional Bali (Peparikan) dalam Lagu ke-17 nya Meplalian Api
  • Sembari bersidang di Jakarta, Agus Putra juga siapkan rekaman lagu Pop Indonesia di Studio Musik di Jakarta
  • AGUS PUTRA PENGACARA MUDA BALI SIAPKAN RILIS SINGLE SANTAI KAPAH-KAPAH
  • SAMBUT 2026 PENGACARA BALI AGUS PUTRA SIAPKAN 3 LAGU BARU
  • BERSYUKUR ATAS ANUGERAH-NYA, PENGACARA BALI AGUS PUTRA RILIS LAGU SUKSMA HYANG WIDHI

Artikel Terkini

pengacara-muda-bali-lestarikan-pantun-tradisional-bali-peparikan-dalam-lagu-ke-17-meplalian-api

01

Agus Putra Pengacara Muda Bali lestarikan Pantun tradisional Bali (Peparikan) dalam Lagu ke-17 nya Meplalian Api

13 Sep, 2026

02

BAGI MAHASISWA HUKUM/NON HUKUM YANG MEMILIKI WAKTU LUANG, SILAHKAN GABUNG MAGANG DI LBH PEMUDA SEJATI BALI

25 Jul, 2026

03

EKSEPSI GUGATAN JADI SENJATA UNTUK GAGALKAN GUGATAN PENGGUGAT

21 Jul, 2026

04

RAHAJENG GALUNGAN KUNINGAN 2026

16 Jun, 2026

05

CARA MENGHITUNG NAFKAH ANAK, IDDAH dan MUT’AH DALAM PERCERAIAN

08 Jun, 2026

06

Sembari bersidang di Jakarta, Agus Putra juga siapkan rekaman lagu Pop Indonesia di Studio Musik di Jakarta

18 May, 2026



wa-icon

© 2026, I PUTU AGUS PUTRA SUMARDANA, SH.
All Right Reserved.